Perut Bayi Bunyi

Pernahkah Anda mendengar suara sesuatu yang muncul dari rahim anak Anda? Mungkin ketika Anda mendengarnya, Anda akan segera khawatir. Biasanya, orang tua curiga bahwa ini adalah pertanda bahwa anak Anda kelaparan, sehingga perutnya keroncongan. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa bunyi perut bayi adalah salah satu gejala cacingan pada bayi. Benar bukan? Ayo, cari tahu fakta-fakta berikut.
Suara perut bayi normal

menyebabkan suara perut bayi

Ada yang berpikir bahwa bunyi perut adalah pertanda rasa lapar, tetapi ada juga yang menganggap gejala cacingan ini. Demikian juga pada bayi dan anak kecil. Tapi bagaimana dengan faktanya?

Dilansir dari Livestrong, raungan yang Anda dengar dari perut bayi sebenarnya adalah hal yang normal. Faktanya, ini menunjukkan bahwa sistem pencernaan berfungsi dengan baik.

Suara-suara ini berasal dari pergerakan usus kecil yang sedang mengolah makanan. Selain itu, bentuk usus manusia seperti terowongan kosong panjang, sehingga ketika makanan dilewatkan, beberapa suara dibuat.

Demikian juga, ketika seorang anak lapar, usus anak yang kosong itu mengisi udara. Ketika usus berkontraksi, udara akan didorong dan menyebabkan beberapa suara.

Sementara itu, karakteristik cacing usus sama sekali tidak terkait dengan suara perut bayi. Biasanya, cacingan pada bayi ditandai dengan:

Makan banyak, tapi tidak gemuk
Sakit perut
mual
Ada telur atau cacing yang keluar saat buang air besar
Anal gatal

Jadi, suara perut bayi bukanlah tanda cacing usus pada anak-anak, ya!
Apa yang harus diwaspadai ketika perut bayi berdering terus-menerus

Perut Bayi Bunyi

Mulai sekarang, Anda tidak perlu lagi khawatir ketika mendengar suara perut bayi, terutama jika bayi baru saja selesai makan. Selama anak buang air besar secara teratur, tidak muntah dan dietnya tetap normal, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Meskipun biasanya normal, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika perut bayi Anda berdering terus-menerus. Jika Anda mendengar gemuruh berlebihan dari perut bayi, ini menandakan bahwa pergerakan usus bayi telah meningkat.

Kondisi ini biasanya terjadi ketika anak mengalami alergi makanan, stres atau radang usus. Apalagi jika disertai diare atau muntah, sekarang saatnya membawa anak ke dokter anak terdekat.

Baca Juga :